h1

Si Sombong Yang Bernama Hujan

July 23, 2014

Sore sudah mendung, waktu aku untuk tidur

Kantuk tak terbendung, otakku sudah mengendur

Lelah aku menghadap  bosan

Tak bekerja, tak melatih lisan

 

Waktu berlalu, pandangan menggelap

Kenyataan pilu, berganti mimpi gemerlap

Ah, tidur memang menyenangkan

Memejamkan mata, bosan terlupakan

 

Tak lama sesuatu datang mengetuk

Mengetuk jendela kamar yang buluk

Siapa gerangan ? Aku bertanya

Ah, si hujan ! kamu rupanya !

 

Sudah lama kita tidak bertemu

Sombong kamu sekarang, datang semaumu

Kamu pikir aku tidak rindu ?

Terduduk di kamar ini dengan syahdu ?

 

Dulu kamu hadir di bulan sepuluh sampai tiga

Sekarang kamu hadir tak terduga

Kenapa demikian ? Kamu lupa ?

Kamu lupa akan takdirmu sebagai apa ?

 

Membantu para penanam mengairi lahan

Membantu para pohon membasahi dahan

Membantu para pujangga melukis kata

Dan, emmm.. Membantuku mengingat cinta ?

 

Ah pasti kamu lupa !

 

Sebenernya ini geleuh banget sih, tapi entah kenapa saya memang suka hujan, dan sering kangen sama dia. Kamu jangan sombong-sombong ya jan, saya sayang sama kamu 😀

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: