Aku Pulang, Ma

Nyaris sembilan tahun ia hidup setengah hati

Hari demi hari dijalani hanya dengan mengenang

Hanya bisa menangisi batu berukir nama berhampar rumput

Memeluk erat, sambil menangis terisak

Namun hari ini Bapak pergi

Dihantar seluruh bangsa dengan air mata yag menggenang

Tak perlu lagi Bapak mengenang ibu sambil berlutut

Berjalanlah dalam terangnya amalan ilmumu, Pak

Peluklah Ibu seraya berkata, “Aku pulang, Bu.”

Selamat beristirahat dalam damai, Pak Habibie. 🛬

(Image by Ghosty Comics)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s